Minggu, 05 Desember 2010



LAPORAN ON THE JOB TRAINING
HOUSEKEEPING DEPARTEMENT
KUSUMA SAHID PRINCE HOTEL SOLO
























Laporan On The Job Training disusun dan digunakan
Sebagai
Tugas Akhir Program Floating Hotel
Profesi Kapal Pesiar
NATTOUR CRUISE SHIP COLLEGE







BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Perkembangan dunia pariwisata di era globalisasi sekarang ini sangat
Pesat. salah satu faktor penunjang pariwisata adalah hotel. betapa pentingnya, fungsi hotel dalam perkembangan kepariwisataan, khususnya di Indonesia, karena hotel merupakan bentuk akomodasi yang di kelola secara komersial yang menyediakan berbagai fasillitas dan pelayanan.
Banyak hal yang tidak di pelajari di ruang kelas untuk menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.ilmu yang di pelajari pun tidak dapat secara mentah-mentah di aplikasikan dalam dunia kerja yang sesungguhnya,untuk itu perlu diadakan On The Job Training untuk belajar mengaplikasikan ilmu yang di miliki dalam dunia kerja yang sesungguhnya
B. Alasan On The Job Training
Alasan dari pada On The Job Training ini adalah untuk memenuhi tugas dari sekolah dan untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam di bidang perhotelan.
C. Tujuan On The Job Training
Dengan adanya On The Job Training di harapkan Mahasiswa dapat mengembangkan ilmu yang di pelajari tentang housekeeping, selain itu mahasiswa dapat belajar menghadapi masalah khususnya, dibidang HOUSEKEEPING yang terjadi di dunia kerja yang sesungguhnya, serta mencari solusi terbaik dengan menerapkan ilmu yang dimiliki.
Adapun tujuan lain dari On The Job Training ini adalah :
Sebagai bahan perbandingan antara teori dan praktek
Menambah pengetahuan tentang dunia perhotelan
Sebagai modal dasar untuk melamar pekerjaan dimasa yang akan datang
Untuk mendapatkan pengalaman kerja
Melatih untuk bersikap disiplin sesuai dengan karyawan
D.Manfaat On The Job Training
Adapun manfaat yang dapat diambil selama On The Job Training adalah:
Mengenal secara langsung peralatan dan perlengkapan dalam operasional hotel.
Menambah pengalaman sebagi bekal di masa yang akan datang.
Untuk mengenal lebih luas di bidang perhotelan secara bertahap yang senantiasa mampu mengurangi kecanggungan siswa bila terjun di masyarakat.
Mampu memahami, melaksanakan dan mengembangkan disiplin ilmu yang telah didapat dari hotel serta menerapkan di luar lingkungan dunia usaha.
Mengenal dan merasakan sikap, profesional yang di butuhkan di dunia kerja indistri.
E.Metode Pengumpulan Data
Di dalam penyusunan laporan ini penulis menggunakan beberapa metode-metode
Pengumpulan data, antara lain:
1. Metode observasi
Metode ini di gunakan untuk mendapatkan data-data dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung terhadap obyek yang di teliti.dengan metode ini penulis melakukan aktivitas make up room Di kusuma sahid prince hotel yang berguna sebagai bahan atau data penulisan laporan ini.
2. Metode interview
Metode interview adalah metode yang di gunakan untuk mengetahui obyek-obyek dengan bentuk wawancara.dengan metode ini penulis melakukan Tanya jawab (wawancara) dengan roomboy / room maid dan supervisor yang terkait.
3. Metode dokumentasi
Metode dokementasi adalah metode yang di gunakan untuk memperoleh data-data yang lengkap baik melalui dokumen resmi maupun tidak resmi yang berupa catatan surat-surat yang berhubungan dengan aktivitas room boy / room maid dalam hal prosedur penyiapan atau penataan kamar.
4. Metode liberator
Metode ini di gunakan penulis di dalam pengambilan istilah singkatan dan contoh laporan dari para senior yang sebelumnya.
F.Sistematika pembuatan laporan
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar belakang
B.Alasan On The Job Training
C.Tujuan On The Job Training
D.Manfaat On The Job Training
E.Metode Pengumpulan Data
F.Sistematika Pembuataan



BAB II URAIAN UMUM
A.Sejarah dan Perkembangan Kusuma Sahid Prince Hotel Solo.
B.Lokasi Kusuma Sahid Prince Hotel Solo.
C.Klasifikasi
D.Fasilitas Hotel.
E.Organisasi Department
F.Pengetahuan Hotel Secara General
BAB III URAIAN KHUSUS
A.Uraian Housekeeping Department.
B.Floor / room Section.
C.Step by step procedur Room Boy / Room maid.
D.Jenis-jenis Kamar Tidur dan Ukuranya.
E.Alat dan Bahan Pembersih.
F.Perlengkapaan dan Fasilitas.
G.Langkah-langkah Pembersihan Kamar.
H.Dusting.
I.Pembersihan di Area Hotel.
J.Housekeeping Report.
K.Linen Room.
L.Hubungan yang Terjalin Antara Housekeeping Department.
M.Organisasion Chart Housekeeping Department.




BAB II
KUSUMA SAHID PRINCE HOTEL
A.Sejarah dan Perkembangaan Kusuma Sahid Prince Hotel Solo.
1. Riwayat berdirinya
Keraton Surakarta hadiningrat dan pura mangkunegara ialah dua istana megah yang berdiri di surakarta. Keraton Surakarta hadiningrat di bangun oleh Pakubuana II setelah istana di kartasura hancur oleh pemberontakan orang cina pada tahun 1944, setelah itu keraton kartasura pindah ke keraton surakarta. Pakubuwono X yang bertahta pada tahun 1893 – 1939 adalah raja yang paling berhasil mencapai puncak kejayaan. Beliau wafat pada tahun 1943 dan di makamkan di Imogiri Yogyakarta.
Putra mahkota beliau yang bernama Pangeran Abimanyu yang lahir pada tahun 1907 yang bergelar Kanjeng Gusti Haryo Kusumayudha, diberikan sebuah istana untuk tempat tinggal yang terletak di sebelah utara keraton dalem Kusuymudha yang dibeli dari Mangkunegara pada tahun 1909 dan dibangun oleh kanjeng pangeran Hadi Widjoyo yang berbentuk campuran antara arsitektur Belanda dan rumah joglo dalam arsitektur jawa.
Pada tahun 1961 ndalem Kusumayudhan dijual kepada IFCO (perusahaan dagang yang bergerak di bidang Assembling sepeda dan motor jahit). Tahun 1970 dibeli oleh PT SAHID dan CO dan direncanakan untuk dibangun hotel besar dalam rangka menyambut konfrensi PATA tahun 1974 dilakukan perbaikan pertama oleh Kanjeng Gusti Putri Mangkunegara VII dan penanaman prasasti oleh presiden Sahid Group yaitu bapak Sukamdani Sahid Gitosardjono , yang kemudian pada tanggal 8 juli 1977, resmi dibuka oleh menteri perhubungan dengan nama Kusuma Sahid Prince Hotel yang mempunyai 34 kamar bumgalow dan pada awal oktober menambah kamar cabanas yang berjumlah 18 kamar, kolam renang dan mushola. Pada tanggal 8 juli 1980 KSPH 36 kamar moderate yang terletak dibarat bangunan utama, pada tahun 1981 menambah 12 kamar standart dan Indraloka Royal Suite, serta laundry plan. Ndalem Kusumayudhan diIndraloka Royal Suite terdapat 3 kamar tidur yang megah. Ditahun 1974 Kusuma Sahid Prince Hotel merupakan hotel termegah dengan fasilitas lengkap yaitu 125 fasilitas dan KSPH mendapat kenaikan dari bintang 3 menjadi bintang 4 dan sekarang menjadi hotel bintang .
Seiring dengan program pemerintahan untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar maka jajaran Sahid Group selalu konsisten untuk melaksnakannya. Peringatan nama (indonesiasasi) secara serentak dilakukan pada tanggal 8 juli 1955 bertepatan dengan Grand Opening atau Purna Bangun Hotel Sahid Raya Solo dan HUT Sahid Group wilayah jawa tengah dan daerah istimewa Yogyakarta pada bulan April 1998dari SIHMC (Consultan dari Sahid Group Hotels) ditetapkan untuk nama hotel dijajaran Sahid Group yang berbintang empat di tambah dengan jalan raya. Dan nama Kusuma Sahid Prince Hotel berubah menjadi Sahid Kusuma Raya Hotel.
Pertama kali nama Kusuma Sahid Prince Hotel beroprasi baru 34 kamar dalam bentuk bunglow, kemudian pada awal bulan oktober 1977 telah dapat menambah 18 yaitu ; cabanas, swimming poll dan mushola. Tanggal 18 juli 1980 menambah 36 kamar Moderate yamh terletk di sebelah barat bangunan utama dan tahun 1981 menambah kamar 12 standart dan Indraloka Royal Suite juga laundry plan, ndalaem kusumayudhan mempunyai ruang utama :
1. Pendopo
Tempat penerimaan tamu, sekarang sebagai lobby hotel bernama “budyono Mantili” lobby. Dengan 10 pilar putih yang anggun dimana anda dapat bersantai sambil mendengarkan gamelan suara pesinden yang mengalun merdu.
2. Peringgitan
Ruang yang disediakan untuk pertunjukan wayang yang terletak diantara pendopo dan Ndalem, sekarang menjadi “Pantiharjo Convention Hall”.
3. Krobangan / petanen.
Asal mulanya terbentuk dari latar hindhu dihiasi kasur, bantal, guling dari kain cindhe dan susun indah. diatasnya ada tunas kelapa dan seikat padi yang melambangkan kehidupan dan kesuburan pertaninan. Didepannya ada dua patung yaitu Loro Bloyo, sebelah kiri patung dewi Uma (patung dewi sri lambang kesuburan), sebelah kanan ialah patung dewa Sadono lambing keberuntungan. Ruang ndalem sekarang menjadi ruang perjamuan makan, rapat dengan nama “sri wedari”.
4. Indraloka
Terdapat di belakang ndalem ada 4 kamar tidur utama yang mewah.
5. Royal Suite Ndalem.
Ruangan untuk upacara agung seperti perkawinan, khitanan, dll. Ruangan ini terletak di bangunan utama Hotel Sahid Kusuma Raya Solo yang di sebut ruang “sri wedari”.Di belakang ndalem ada empat kamar tidur utama, sekarang menjadi “Indraloka Royal Suite” kamar mewah yamg menjadi kebanggaan hotel tempat bermalam tamu-tamu agung. Setelah pangeran Kusumayudha wafat ndalem kusuma yundhan di tempati ahli waris, ruangan ini sering digunakan untuk tempat pertemuan, latihan, kesenian jawa dan kegiatan lain.


B.Lokasi Hotel kusuma sahid prince hotel Solo.
Kusuma Sahid Prince Hotel berlokasi ditengah Kota surakarta, tidak jauh dari Keraton kasunanan maupun Mangkunegara Surakara. Tepatnya di Jalan Sugiyopranoto 20 PO BOX 220 57111 Indonesia, phone (0271) 646356, Telex 25274 KSPHA, Fax 0271 644788 cable.
C.Klasifikasi
Pembagian klasifikasi kusuma sahid prince hotel dapat dikatakan memakai dua jenis operasional, yaitu :
1. Plan
Berdasarkan operasional planya Kusuma Sahid hotel dapat dikatakan memakai dua jenis operasional, yaitu:
a. European plan, dimana harga yang dibayar tamu hanya mencangkup kamar saja, system ini umumnya hanya digunakan oleh pengusaha.
b. Continental plan, dimana harga yang dibayar tamu mencangkup harga kamar dan breakfast. System ini pada umumnya dipakai oleh Group-group, turis yang di bawa oleh Biro perjalanan.
2. Type of Patronage.
Berdasarkan tujuan dari kedatangan tamu, maka Kusuma Sahid Prince Hotel diklarifikasi sebagai:
a. Businnes Hotel, dimana kebanyakan tamu-tamu datang dengan tujuan bisnis.
b. Tourist Hotel, di mana sebagai tamu yang menginap adalah para turis.
c. Convension Hotel, dimana ada juga tamu yang datang menghadiri seminar – seminar.
3. Length of Guest Stay
Berdasarkan lamanya tamu menginap dapat di klasifikasikan sebagi berikut :
a. Residential Hotel, dimana kebanyakan tamu menginap selama berbulan-bulan.
b. Semi Residential Hotel, dimana kebanyakan tamu yang menginap lebih dari 3 bulan.
4. Location
Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa Kusuma Sahid Prince Hotel terletak dikota solo, sehingga dapat diklasifikasikan sebagai city Hotel.

5. Star System
Berdasarkan pengklasifikasian bintang yang di keluarkan oleh Dirjen Pariwisata maka saat ini Kusuma sahid prince hotel di golongkan sebagai Five Star Hotel.
D.Fasilitas Hotel
1. Lobby
Lobby ini diberi nama “ BUDIONO MANTILI LOBBY” yang merupakan pendopo agung untuk menerima tamu yang datang.
2. Conventional Hall (Peringatan)
Adalah ruangan untuk pertemuan rapat-rapat dinas yang terdiri dari tiga. ruangan: pantiarjo Room,Sriwedari Roomo, Tirtasari Room. Masing –masing ruangan dengan kapasitas 165 sampai 200 orang dengan tempat parkir yang dapat menampung lebih dari 100 mobil.
3. Kamar /Room
Kusuma Sahid Prince Hotel menyediakan fasilitas dengan jumlah kamar 126 unit terdiri dari:
a. Indraloka Royal Suite
1. Melati Suite
2. Cempaka Suite
3. Mawar Suite
b. Idividual
1. Moderate
2. Cabanas
c. Bungalow
1. Superior
2. Standart suite
3. Executive and Gryadi
d. Extention Bar

4. Madugondo Bar
Sebuah tempat dengan suasana yang menyenangkan untuk bersantai atau menjamu clients sambil menikmati minuman yang disajikan bartender yang sudah ahli dalam meramu minuman.
5. Gambir Sekethi Restaurant
Restoran yang menyediakan special menu Indonesia, eropa maupun masakan cina, jepang yang lezat.
6. Tirtasari Swimming pool
Suatu fasilitas kolam renang untuk tamu hotel maupun tamu luar hotel, terletak ditempat terbuka dan ukurannya sangat luas ½ olimpic, tamu dapat berasantai berjemur matahari dan pada waktu malam hari sering plaza pod untuk pesta dan dinner.
7. Parking Area.
Penyediaan tempat parkir untuk kendaraan tamu yang luas dan aman, menjadikan untuk tidak kawatir tentang keselamatan parkir kendaraannya, karena berada di depan halaman hotel.
8. Other Fasilitas
Kusuma Sahid Prince Hotel juga menyediakan tempat-tempat yang dapat mempermudah tamu-tamu untuk menikmati segala fasilitas yang ada yaitu beaber shop, batik shop, fitness center, program centurism, Javanese herb shop, poto copy machine, laundry and dry cleaning, massage service, postal service, taksi stand, telex and faximile, travel agent, lippo bank and money changer, beauty salon, boutique, drug store dan new stand.
E.Organisasi Departement
Untuk mencapai efisiensi kerja Kusuma Sahid Prince Hotel membagi departement sesuai dengan fungsinya. Organisasi dan tata graha kerja yang melaksanakan di Kusuma Sahid Prince Hotel tentu disesuaikan dengan keadaan hotel kelengkapan serta fasilitas-fasilitas yang tersedia. Adapun pembagian department Kusuma Sahid Prince Hotel untuk kelancaran operasionalnya adalah sebagai berikut:
1. Front Office Departement
Department yang secara administrative dan operasional menangani rooming termasuk registrasi tamu, informasi yang diperlukan tamu, proses reserfasi penunjukan bell boy untuk mengantar tamu kekamar serta mengantar surat dan informasi tentsnvg fasilitas hotel.
2. Housekeeping Departement
Bagian yang tidak kalah pentingnya salam operasi hotel karena bagian inilah yang selalu mempersiapkan kamar, memelihara segala fasilitas yang ada serta bertugas dan bertanggung jawab merawat dan memelihara kebersihan hotel.
3. Laundry and Dry Cleaning
Bertanggung jawab mengurus segala macam cucian, baik itu cucian linen untuk kamar, pakaian tamu seragam karyawan, linen untuk restoran maupun pengadaan outside laundry untuk menambah pendapatan hotel.
4. Food and Beverage Departement
Bertanggung jawab mengolah pengadaan makanan dan minuman dengan pelayanan dihotel.
5. Marketing Departement
Bertugas memasarkan dan mempromosikan produk makanan maupun minuman yang ada dihotel, serta fasilitas-fasilitas pada tamu.
6. Man Power
Bagian yang mencatat dan mengatur segala jadwal karyawan untuk kelancaran tugas dari semua personil sesuai dengan fungsinya. Department ini juga membawahi diklat yang mengurus dan mengatur pengadaan training untuk pegawai baru, refresing course, untuk karyawan serta training untuk sekolah.
7. Personil Departement
Bertugas mengurus segala macam administrasi kepegawaian serta mengurus kesejahteraan karyawan hotel.
8. Purchasing Departement
Bertugas mengadakan pembelian barang sesuai denagn standar barang yang diperlukan.
9. Acounting Departement
Bertugas mengadakan pengawasan terhadap laporan keuangan kepada manajemen atau direksi.


10. Cost Control Departement
Bagian yang berada dibawah accounting department yang bertugas menganalisa segala peritungan pengeluaran dan persediaan barang yang masuk ada digudang.
11. Security
Bertanggung jawab atas keamanan hotel, keamanan tamu yang menginap serta bertugas menyelesaikan persoalan yang terjadi dihotel yang berhubungan dengan ketentraman dan keamanan lingkungan hotel.
12. Engineering Departement
Bertanggung jawab atas kerusakan-kerusakan alat-alat elektrik, kerusakan mesin-mesin dam memperbaiki serta memelihara.
F.Pengetahuan Hotel Secara General.
Suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa yang menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minuman serta fasilitas-fasilitas lainnya yang di kelola secara komersial.
Memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dengan tujuan agar tamu tersebut mendapatkan kepuasan yang ada didalam hotel tersebut.
Hotel merupakan rumah kedua dari tamu yang menginap, maka seorang tamu harus di berikan pelayanan yang baik sehingga tamu tersebut betah untuk tinggal selama mungkin dan suatu saat tamu akan kembali ke hotel kita.










BAB III
URAIAN KHUSUS
HOUSEKEEPING DEPARTMENT

A.Uraian Housekeeping Department
Housekeeping Department adalah bagian dari suatu hotel yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan, kebersihan, perawatan, penataan, keindahan dan kelestarian ruangan dan perlengkapan yang ada dihotel baik secara menyeluruh maupun administrasi. Housekeeping Department dibagi menjadi beberapa seksi dan masing-masing dikepalai seorang supervisor. Seksi-seksi tersebut yaitu:
a.Housekeeping Office Section
Membantu data inventori linen pada saat setiap akhir tahun dan melaporkan kebutuhan kekurangan linen untuk dibuatkan Purchase Request.
Mengurus administrasi dan komunikasi seluruh kegiatan diHousekeeping Department.
b.Floor / Room Section
Section ini dikepalai oleh floor supervisor yang mempunyai tanggung
jawab untuk mengkordinir dan mengawasi pekerjaan setiap bawahannya dan menjaga keawetan peralatan kerja serta menjaga terpeliharanya hubungan antara karyawan yang satu dengan yang lain.
Floor supervisor mempunyai bawahan yaitu roombay yang mempunyai tanggung jawab untuk membersihkan kamar. Tugas-tugas roomboy antara lain:
Memeriksa keadaan kamar pada permulaan shift dan menulis keadaan kamar.
Membersihkan dan mengganti linen kotor di kamar.
Membersihkan kamar mandi dan kamar tidur.
Menjaga kebersihan dan kerapian kamar.
Melaporkan pada supervisor apabila ada kerusakan atau kehilangan.
c.Houseman section
Section ini dikepalai oleh Houseman yang mempunyai tanggung jawab untuk mengkoordinir dan mengawasi pekerjaan bawahannya dan menjaga keawetan peralatan kerja serta menjaga terpeliharanya hubungan antara karyawan yang satu dengan yang yang lain.
Houseman Supervisor mempunyai bawahan yaitu houseman, yang mempunyai tugas-tugas antara lain sebagai berikut:
Menjaga kebersihan public area dan office-ofice serta funation room.
Mengerjakan tugas khusus apabila ada perintah dari atasan.
Membuang sampah atau mengumpulkan sampah-sampah yang ada di bak sampah dan dibawa ke tempat pembuangan sampah yang disediakan dihotel.
Mengatur meja kursi atau alat-alat apabila ada suatu event khusus.

d.Linen and Uniform Section.
Section ini dikerjakan oleh seorang linen boy yang tugasnya antara lain:
Mengatur linen-linen yang sudah bersih dan menempatkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Mengumpulkan linen-linen dari housekeeping dan mengantarkan ke laundry.
Membuat laporan persediaan linen setiap hari.
e.Garden Section
Garden Setion mempunyai tugas untuk menjaga dan keindahan taman
taman yang berada diarea hotel agar tercipta suasana yang nyaman dan juga menyiapkan dan membuat mini garden untuk event-event tertentu.
Section ini dikepalai oleh lands caper dan para petugasnya disebut gardener.
f.Swimming pool section
Memelihara kebersihan, keindahan dan kerapian area kolam.
Melayani, menjaga keselamatan perenang dan tamu lain diarea kolam renang.
Membantu F & B depertment dalam mengorder makanan dan minuman dari perenang dan tamu lain.
Melalui test kwalitas air setiap hari.
g.Florist section
Mengadakan program penggantian bunga untuk FO, Bar & Restaurant dan lobby.
Menyiapkan tanaman pot untuk penggantian di lobby, pantiarjo, sriwedari atas AC pantiarjo, lobby cabanas / Extention.
Membuat bunga untuk event, corsage dan kalung melati.
Clear up bunga yang sudah selesai untuk event.
Tujuan pembagian seksi-seksi yaitu :
Meringankan tugas executive housekeeping
Menberikan hasil yang dapat memuaskan tamu
Selama training di Housekeeping Department, penulis dijadwalkan di tiga
bagian yaitu : Room, Public Area dan Linen. Jadwalnya di rolling secara teratur.

B. Floor / Room section
Petugas yang membersihkan kamar tamu adalah Room Boy / Room Maid. Syarat-syarat untuk menjadi Room Boy / Room maid supaya dapat supaya dapat melaksanakan yugas dengan baik, yaitu:
Mempunyai sifat dan kepribadian yang baik.
Bekerja disiplin, jujur dan bertanggung jawab.
Berpenampilan bersih, rapi dan berhias sederhana
Mampu berkomunkasidengan tamu.
Ulet, Berinisiatif dan Kreatif.


Mematuhi tata tertib yang berlaku.
Bekerja sama dengan sesama karyawan.
Supervisor memberikan tugas kepada room boy / room maid dibagi atas tiga shift
yaitu :
a.Morning Shift
1.Datang 15 menit sebelum bertugas, memakai uniform lengkap dan merapikan
diri, membaca log book, communication book, dan informasi hari itu.Tanda tangan dan mengambil section.
2.Mempersiapkan room boy dengan linen, guest supplies, cleaning supplies, dan alat bantu kerja.
3.Membersihkan corridor dan lingkungan sekitar tamu.
4.Mengecek kamar yang occupied, check out, valant dan out of order untuk pembuatn Hk report 1 oleh supervisor.
5.Make up room sesuai step by step procedure pembersihan kamar dan
mengecek kamar DD dan DL.
6. Selalu melaporkan keberadaan di Hk office, mengisi room boy shet, melaporkan kerusakan, lost and found dan kejadian lain kepada supervisor.
7. Siap memberikan pelayanan kepada tamu.
8. Mengembalikan sisa linen bersih dan room boy chart kedalam room boy station atau store dalam keadan bersih dan rapi.
9. Melaksanakan serah terima kunci dan meneruskan pesan dan hal-hal yang perla di lanjutkan kepada evening room boy.
10. Melaksanakan instruksi dan Exct. Housekeeping/floor supervisor demi peningkatan kelebihan instruksi dan kelengkapan kamar.
b. Evening shift.
1. Datang 15 menit sebelum bertugas (ketentuan seperti moorning shift).
Bertanggung jawab diareanya masing-masing dengan mengadakan control demi keamanan tamu dan barang-barang milik hotel.
Saling membantu dengan section lain (jika di perlukan).
2.Menyiapkan room boy cart dengan linen, guest supplies, cleaning supplies dan alat Bantu untuk Turn Down Service dan Make Up room.
3.Membersihkan corridor dan membantu gardener menyiram tanaman.
4.Menyimpan guest Morning shift dengan menindak lanjuti untuk kamar DD.Dh.guest.clean room dan CO late atau C/O pada evening shift.
5.Melaksanakan Turn Down Service dan mengecek kembali kamar-kamar vacant, out off order, dan di catat di room boy sheet untuk pembuatan Hk, report oleh Evening Supervisor, selalu memberitahukan keberadaanya ke Hk office atau FO untuk memudahkan komunikasi.
6.Siap memberikan pelayanan kepada tamu sesuai dengan prosedur.
7.Melaporkan bila ada kerusakan, lost and found dan hal-hal lain diluar kebiasaan kepada evening supervisor.
8.Mengembalikan room boy cart beserta linen bersih dan alat Bantu kerja ke room station / store dalam keadaan bersih dan rapi.
9.Melaksanakan order / instruksi evening supervisor dan selalu menjaga kebersihan room boy station dan Hk office.
10.Melaksanakan serah terima kunci dan tugas kepada petugas night shift di Hk office dan di ketahui oleh evening supervisor.
c.Night Shift.
1.Datang 15 menit sebelum bertugas (ketentuan sama dengan Morning Shift dan Evening shift).
2.Menyiapkan alat Bantu kerja dan bahan pembersih.
3.Checking area utama Front office, lobby, restaurant serta public toilet.
4.Melaksanakan pembersihan (daily cleaning) guest area.
5.Melaksanakan special cleaning sesuai schedule.
6.Memberitahukan keberadaannya kepada FO / Night Coordinator.
7.Memasang rangkaian bunga yang disiapkan oleh florist dipublic area (Restaurant / Bar / Conter FO) sekitar jam 04.30 sekaligus mengambil rangkaian bunga yang lama.
8.Menulis log book kegiatan, laporan kerusakan, lost and found dan kejadian yang lain yang harus dilaporkan (diluar kebiasaan).
9.Memberikan lokasi event yang akan dilaksanakan besok pagi.
10.Membersihkn Hk office dan area sekitarnya
11.Bekerja sama dengan Department lain untuk kelancaran Night Operaion.

C. Step by Step Procedur Room Boy / Room Maid
1. Persiapan sebelum bekerjaan
Berpakaian rapi, bersih, sepatu disemir, memakai ikat pinggang, tidak berhias mewah.
Rambut disisir rapi (tidak gondrong), tidak berjenggot / berkumis, tidak memelihara kuku / kutek, tidak memakai minyak wangi yang mencolok.
Datang 15 menit sebelum bekerja, membaca log book, dan mengambil room key, menyiapkan trolley, alat pembersih, badan pembersih, linen guest supplies.
2. Step by step procedur membersihkan kamar
a.Entering room.
Mengetuk pintu maksimal 3 kali dengan menyebut identitas dan greeting ke
Tamu.
b.Turn on every light.
Mengecek dan mencatat fungsi lampu kamar (kemungkinan mati)
c.Open Drappery And Vitrage.
Mengecek kebersihan jendela, kaca, linen, dan mengecek fungsi tali korden.
d. Open The Windows .
Mengganti udara di kamar dan menghilangkan bau yang tidak sedap
e. Melaporkan kerusakan di kamar.
f. Cleaning Up.
Membenahi pakaian tamu yang ada dibed dan kursi.
Mengatur buku-buku dengan rapi didressing table.
Mengeluarkan peralatan room service.
Membersihkan gelas dan asbak
g. Grathering Soiled Linen.
Mengumpulkan linen yang kotor ke dalam linen humper.
h.Membersihkan bath Room.
Mengeluarkan peralatan room service.
Membersihkan dinding dan bath room.
i.Cara-cara striping bed dan making bed
1. Striping bed
Sebelum tempat tidur ditata dengan linen yang bersih, linen yang telah di pakai harus di buka satu persatu dengan baik. Setiap membuka linen dari tempat tidur harus di kibaskan untuk melihat kalau-kalau ada barang tamu yang terselip dalam linen atau laci yang kena noda atau laci.
Buka pillow case, dan letakkan pillow itu diatas kursi yang terdekat dengan tempat tidur.
Tarik sheet yang ketiga dan letakkan di atas kursi yang terdekat dengan tempat tidur.
Tarik selimut (blanket) dan letakkan dengan baik di atas sandaran kursi untuk di angina-anginkan. Tetapi kalau selimut itu harus diganti, gulunglah dan letakkan / gabungkan dengan sheet ketiga tadi.
Tarik sheet kedua dan letakkan di tempat yang di sebutkan di atas.
Tarik dan gulung sheet yang pertama atau yang paling bawah letakkan di tempat yang di sebut diatas.
Ambil semua linen yang kotor baik yang ada di kamar maupun di kamar mandi yang telah di pakai, bawa dan letakkan di kantong lena kotor (linen humper) pada kereta trolley. Yakinkan bahwa anda harus membawa beberapa jenis handuk dan linen yang harus di ganti.
Pada saat kembali ke kamar anda harus membawa sheet dan pillow cases serta towel sesuai yang di perlukan untuk di tata.
2.Making bed.
Prosedur making bed adalah sebagai berikut :
Tarik bed ke posisi yang baik untuk memudahkan proses making bed.
Tebarkan sheet pertama (bottom sheet) dengan jahitan menghadap ke bawah dan permukaan yang halus berada di atas dengan posisi tepat di atas bed, juntaian kanan – kiri seimbang.
Masukkan sisa mengurai di samping bed ke dalam bed dengan sudut antara ; 45 atau 90°
Tebarkan sheet kedua (second sheet) dengan jahitan menghadap keatas dan permukaan yang halus berada di bawah. Kemudian tarik sheet sampai melampaui ujung atas bed sepanjang 25-30 cm dan kemudian sheet dilipat diatas bed.
Tebarkan blanket dengan logo berada di bawah.
Tebarkan sheet ketiga (top sheet) dengan lipatan menghadap kebawah dan posisinya sama dengan blanket terletak sekitar 20-30 cm dari ujung atas bed.
Lipat sheet kedua, blanket dan top sheet dengan jarak 20-30 cm dari ujung bed.
Masukkan pillow ke dalam pillow case.
Pasang bed cover dan posisi pillow terbungkus bed cover.
Dorong bed cover ke posisi semula.
j.Melengkapi guest supplies.
k.Take a lost look.
Mengecek kamar untuk yang terakhir, letak guest supplies sudah tepat atau belum. Bahan dan alat pembersih jangan ada yang tertinggal. Tutup jendela dan korden, matikan lampu dan kunci kamar kembali.
l.Mengisi room boy control sheet.

D. Jenis-jenis Kamar Tidur Dan Ukurannya
a.Single Bed
Tempat tidur yang digunakan satu orang.
b.Double Bed
Tempat tidur yang ukuran bed-nya dapat digunakan satu atau dua orang.
c.Twin Bed
Tempat tidur kembar/dua single bad yang masing-masing digunakan untuk satu orang.
d.Holiday Bed
Twin bed yang disambung oleh satu bedbord.
e.Rollaway Bed/Ekstra Bed
Tempat tidur tambahan bagi tamu yang membutuhkan.
f.Baby Crib / Baby Coat
Tempat tidur khusus untuk bayi atau anak-anak.
g.Studio Bed
Sofa yang dapat berfungsi sebagai tempat tidur.
h.Sofa Bed / Bed Away / Bed a Bed
Sofa yang bagian bawahnya sebagai tempat untuk menyembunyikan tempat tidur tambahan.
i.Murphy Bed
Tempat tidur yang bias dilipat kedalam dinding.
j.Fold Away Bed
Tempat tidur yang bisa dilipat dan disimpan di tempat penyimpanan.
E. Alat dan Bahan Pembersih
a.Peralatan pembersih / cleaning material
1.Coconut Broom : sapu lidi
2.Hand Broom : sapu bertangkai pendek
3.Floor Broom : sapu untuk lantai
4.Cailing Broom : sapu bertangkai panjang untuk cailing
5.Toilet Bowl Brush : sikat untuk membersihkan closet
6.Floor Brush : sikat tangkai panjang untuk lantai
7.Hand Brush : sikat tangan / tanpa tangkai
8.Bottle Brush : sikat untuk membersihkan botol
9.Floor Rubber Squizer : alat pel ujungnya terbuat dari karet mati untuk
mengeringkan lantai dari air.
10.Window Rugger Squizer : Alat pembersih kaca, semaca, wiper
11.Lobby Duster : Alat pel secara kering, ujungnya terbuat dari bahan
catton
12.Wall Duster : Seperti lobby duster, tetapi tangkainya lebih panjang
dari kepalanya.
13.Dust ven / scoop : Sendok debu / kotoran
14.Map Handle : Tangkai pel, Wet MOP : Basah
Dry MOP : Kering
15.Dust Cloth : Kain lap untuk membersihkan
16.Plastik Gun Sprayer : Semprotan tangan dari bahan plastic
17.Plastik Hand Glove : Sarung tangan dari bahan plastic
18.Trolley : Kereta untuk mengangkut peralatan
b.Mesin dan Peralatan Pembersih / Cleaning Equipment
1.Floor Cloth, kain pel untuk mengepel
2.Glass Cloth, untuk membersihkan kaca dan gelas
3.Vaccum Cleaner, mesin pembersih / penghisap debu
Ada 2 sistem pemakaiannya : Dry Sistem dan Wet & Dry Sistem
4.Floor Cleaning (Polishing / Buffing Machine)
Mesin untuk membersihkan / mengkilapkan lantai, berputer secara horizontal / searah.
5.Carpet Shampoo Machine
Mesin pencuci karpet dengan system perputaran sikap secara vertical, bahkan ada juga yang dilengkapi dengan mesin pengering (Dryer Machine)
6.Blower Machine
Mesin pengering karpet secara tiupan angin, selain mempercepat pengeringan, juga buku karpet dapat kembali berdiri tegak.
7.Carpet Sweeper
Alat penyapu karpet, gunanya untuk mengangkat kotoran diatas karpet
c.Macam-macam obat pembersih / Chemical Cleaning
1. Liquid Soap
Sabun cair atau kental untuk berbagai keperluan pembersihan (multifungsi), di bedakan pada campurannya saja yang di sesuaikan dengan kadar pengotorann
2. Glass Cleaner
Cairan yang baunya agak menyengat, gunanya untuk membersihkan permukaan kaca.
3. Carpet Shampoo
Cairan kental / liquid untuk mencuci karpet.
(D` former : chemical penghancur busa)
4. Shine up
Cairan kental berwarna putih susu, bau segar untuk membersihkan furniture mebel, kulit dan sebagainya.
5. Metal Polish
Cairan kental berminyak putih susu berbau agak harum untuk membersihkan peralatan yang terbuat dari metal alumunium.
6. Trussol / Karbol Wangi
Cairan kental mengandung bahan karbol dan di beri pewangi digunakan untuk membersihkan lantai kamar mandi, toilet dan sebagainya. Selain sebagai pembersih, pengharum juga membunuh kuman.
7. Air Freshener
Cairan dsengan pewarna ( biru / merah muda dan sebagainya) berbau harum maupun segar, untuk mengharumkan ruangan.
8. VIM / GLITTO / VOLO / ABUSO
Sabun bubuk (powder) untuk membersihkan secara multiguna, misalnya : porcelin, marmer, keramik peralatan dapur dan sebagainya. VOLO dan ABUSO mempunyai kadar paling keras, untuk membersihkan noda yang paling bandel.
9. Baygon / Raid / B.L.A
Obat pembasmi serangga, baik yang terbang, maupun yang merayap.
10. Porstex / Go Getter / HC
Obat pembersih, berbentuk cairan dan berkadar keras di gunakan untuk special cleaning ataupun general cleaning untuk membersihkan noda keras dan bandel di keramik dan sebagainya. Jenis obat keras agar dihindari sentuhan langsung dengan kulit, karena akan menimbulkan rasa gatal / iritasi pada kulit, sebaiknya menggunakan sarung tangan plastic.
11. Braso / Blow / Dillac / Brillo
Blow / Dillac barbentuk cairan kental
Brasso berbentuk cairan lebih kental
Brillo berbentuk bubuk
Gunanya untuk membersihkan berbagai macam peralatan terbuat dari : metal, kuningan, verctroom,vernekel, alumunium dan sebagainya.
Caranya: di oleskan pada benda yang di bersihkan gosok hingga bersih, di lap kering hingga mengkilap.
12. Ocedar / Lemon Pladge
Cairan untuk membersihkan barang dari kayu (furniture), ada yang dikemas dalam botol / spray (misal: lemon pledge)
13. Teranova
Obat untuk mengkilapkan lantai marmer, berbentuk cairan agak kental. dengan cara Baffing.
14.Pasta Blanca
Obat untuk mengkilapkan lantai marmer, berupa bubuk, seperti Detergen atau tepung.

F. Perlengkapandan Fasilitas
1. Room Fasilitas
Bed, bed side table and radio
Night table lamp
Telephone
Wadrobe
Dressing chair and mirror
Sofa and table sofa
Refregenator (mini bar) and AC
Balcony chair and table
Waste basket
Television and sound system
Astray
Coffe table and lamp
Meja minuman
Dekorasi lukisan
2. Bathroom Fasilitas
Bath tub
Shower
Water tup
Bath soap holder
Bath towel holder
Shower curtain
Toilet bowl
Toilet paper holder
Water flusher
Bottle opener
Wash basin
Mirror
Hook
Soap, shampoo, shower cap, bath foam, sanitary bag, toot brush, comb, sewing kit, cotton bud.
3. Guest Supplies
Daftar menu
Room rate
Laundry list
Shoe Polisher
Facial tissue
Bolpoint
Envelope and paper
Matches
Map (stiker,post card)
4. VIP Supplies
Seperangkat alat sholat
Body scale
Al - kitab
Snack / buah
Fresh flower
Flower arrangement

G. Langkah – langkah Pembersihan Kamar
Langkah yang harus diperhatikan pertama kali adalah First Checking. Tujuan dari first checking adalah untuk memeriksa keadaan status kamar secara nyata (riil) dengan status kamar berdasarkan data dari print out computer. Berikut ini adalah langkah-langkah atau tata cara sebelum membersihkan kamar :
Sebelum mengetuk pintu / bel harus di perhatikan ada tanda Don’t Distrub Sign atau tidak. Karena kamar-kamar dengan tanda-tanda tersebut, tidak boleh digangu / diketuk / dibel.
Setiap mau masuk kamar harus mengetuk pintu / memencet bel pintu sebanyak 3x sambil menyebutkan identitas diri, apabila kamar tersebut masih di huni oleh
Tamu maka tunggu sampai dibukakan. Setelah itu ucapkan Greebing dan buka pintu dengan kunci cadangan apabila tamu keluar / check out.
Buka Blind Curtain dan sambil mematikan AC, apabila ada peralatan makan kotor dari Room Service maka keluarkan terlebih dahulu dan letakkan di dekat pintu dan di tutup dengan napkin yang ada.
Check lampu dan barang tamu yang mungkin tertinggal (bila tamu check out) serta memeriksa barang yang hilang atau rusak.
Buka bed lalu kumpulkan linen kotor dan masukan ke linen humper, ambil linen bersih dan mulai mengerjakan making bed.
Kemudian bersihkan bath room. Proses pembersihan di mulai dari dinding bath tub lalu dilanjutkanpada bath tub basin dan wash basin table lalu terakhir toilet bowl dan lantai bath room.
Dusting semua perlengkapan yang ada.
Lengkapi guest supplies dan towel, untuk menunggu lantai kering.
Menyapu lantai kamar, apabila lantai carpetnya di vaccum.
Mengambil sampah yang ada di tempat sampah.
Check sekali lagi lampu dan peralatan yang digunakan, setelah sselesai semua, matikan lampu dan tutup pintunya.
H. Dusting
Dusting adalah suatu tehnik pembersih debu yang melekat pada suatu tempat yang merupakan awal pekerjaan petugas roomboy dan Houseman dalam membersihkan ruangan maupun area. Tehnik-tehnik yang digunakan oleh Roomboy maupun Houseman adalah :
a.Dusting
Tehnik pembersihan debu dengan tehnik kering, tehnik ini biasanya digunakan untuk membersihkan mebel - mebel.
b.Damp dusting
Tehnik pembersihan debu dengan tehnik lembab, untuk pembersihan debu yang sudah lama melengket.
c.Sweeping
Tehnik pembersihan debu dengan cara disapu.
d.Damp wipping
Tehnik pembersihan kaca.
e. Carpet Sweeping / Vacuum.
Tehnik pembersihan carpet dengan cara di Vaccum.
Dalam garis besarnya pembersihan dapat digolongkan menjadi empat
Cara :
Daily Cleaning
Pembersihan yang dilakukan tiap hari.
Weekly Cleaning
Pembersihan yang dilakukan tiap minggu sekali.
General Cleaning
Pembersihan yang dilakukan secara besar-besaran.
Special Cleaning
Pembersihan yang di lakukan hanya satu tempat.

I. Pembersihan di Area Hotel
1. Pembersihan di area hotel
Sebelum masuk ruang (terutama toilet wanita) haris mengetuk pintu dulu, bila ada tamu didalamnya agar minta izin untuk mengerjakannya.
Bersihkan kaca dinding dan bagian atas terlebih dahulu.
Bersihkan toilet bowl, urinour, wash basin dan peralatan lainnya.
Bersihkan toilet paper holder dan isilah yang baru bila hamper habis.
Begitu pula untuk liquid soap dispenser.
Buang isi wastel basket dan cuci hingga bersih.
Bersihkan lantai toilet flour drainage.
Check sekali lagi sebelum meninggalkan ruangan tersebut agar tidak ada kekurangan atau peralatan yang tertinggal.
Catat bila ada kerusakan untuk dilaporkan kesupervisor agar dibuatkan WO.
Selanjutnya semprotkan air freshener sebelum meninggalkan ruangan.
2. Pembersihan di restaurant
Lakukan pembersihan furniture furniture, meja dan kursi dengan cara dusting.
Termasuk semua dekorasi, show case dan sebagainya, agar terbebas dari debu atau kotoran lainnya.
Bersihkan dinding penyekat ruangan kaca dan sebagainya.
Bersihkan pula Grill AC, beserta frame luarnya juga.Mengganti rangkaian bunga ataupun dekorasi tanaman (mini garden) supaya selalu kelihatan indah dan segar.
Terakhir bersihkan lantainya.
3. Pembersihan di Convention Hall
Memindahkan isi ruangan yang diperlukan sesuai keperluan event, untuk diset Up oleh Banguet team.
Pembersihan rungan termasuk dekorasinya, setelah selesai di set up oleh team banguet.
Meyiapkan dekorasi tambahan yang diperlukan misalnya: rangkaian bunga, mini garden dan sebagainya.
Menjaga kebersihan selam event berlangsung, pada saat break ataupun acara makan.
Setelah event selesai :
*) Menyimpan kembali peralatan sehabis dipergunakan.
*) Membersihkan dan menata kembali sesuai set up semula.
*) Melakukan special cleaning apabila ada kotoran yang sulit dihilangkan dengan cara pembersihan biasa.
4. Pembersihan lobby
Pembersihan dengan memakai lobby cluster agar dilakukan setiap saat , dengan memanfaatkan waktu bila di lobby agak sepi.
Membersihkan atau mengganti mat (keset) yang bersih di pintu masuk, dilakukan sesering mungkin untuk menjaga kebersihan.
Membersihkan semua furniture dengan cara dusting.
Selalu menjaga kebersihan, kerapian dan keindahan di lobby, segera ditata kembali bila ada meja/ kursi yang berantakan sehabis digunakan tamu.
Membersihkan Hotel Equipment yang ada di lobby misalnya : telephone, TV, Announcement Board dan sebagainya.
Selalu siap di Area Lobby untuk menjaga kebersihan, kerapiannya serta cepat bertindak apabila diperlukan.
5. Pembersihan di Corridor
Membersihkan semua furniture dengan cara dusting, termasuk standing ashtray, staircahe dan bariss tair.
Membersihkan frame, pintu jendela, cover lamp dari debu ataupun sarang laba-laba dan kotoran lainnya.
Merawat indoor plant (mini garden, pot tanaman dan sebagainya) dan secara berkala menggantinya dengan tanaman yang lebih besar.
Membersihkan lantai corridor
*) Vaccuming carpet
*) Sweeping dan Mopping untuk lantai yang bukan karpet.
6. Pembersihan di Offices
Mengeluarkan sampah dan kotoran lainnya, membersihkan meja dan menata / merapikan kembali kursi dan meja.
Dalam hal merapikan barang-barang diatas meja, jangan merubah posisi terlalu jauh dari tempat semula.
Kecuali bila sudah ada pesanan untuk tidak merubah atau barang karena ada hal- hal penting, sebaiknya jangan merubah apapun.
Membersihkan furniture dan perlengkapan lainya, dengan cara dusting.
Membersihkan dinding dan posisi lainya.
Membersihkan dan menyirami tanaman hias ssecara berkala, untuk menjaga kesuburan dan keindahan tanaman.
Membersihkan lantai sesuai jenisnya (carpet, marmer, ceramic, dan sebagainya).
Selanjutnya semprotkan air fresher sebelum meninggalkan ruangan.
7. Pembersihan Vertical Blind
Cara A :
Bersihkan dengan kemucing / sulak yang mengandung magnetic, sehingga semua debu yang ada akan menempel di kemucing tadi.
Apabila kemucing sudah terlalu kotor, agar di bersihkan dahulu dengan diketok-ketokan diluar ruangan(supaya debunya tidak berterbangan / berpindah ketempat lain)
Cara B :
Dibersihkan dengan cara dilap secara basah (lembab) satu persatu hingga bersih setelah itu diulang dengan lap kering supaya debu tidk akan kembali menempel.
Memang dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan untuk mengerjakan hl ini, tapi hasilnya akan lebih bagus disbanding dengan cara A.
J. Housekeeping Report
Laporan tentang status kamar yang dibuat supervisor yang akan disertahkan kepada Front Office dengan tujuan mempermudah penjualan kamar,
istilah-istilah dalam Housekeeping Report :
1.O (Occupied) : Kamar berisi tamu
2.V (Vacant) : Kamar kosong yang siap jual dengan AC mati
3.OO (Out of Order) : Yaitu kamar yang tidak dapat dijual karena ada
Kerusakan.
4. SO (Slep Out) : Kamar masih dihuni tamu, tetapi tamu tidur
diluar
5.ON (Occupied on Luggage) : Kamar isi, tamu tidak membawa barang.
6.DD (Don’t disturb) : Kamar isi tamu tidak mau digangu.
7.R (Repair) : Kamar diperbaiki.
8. CI (Check In) : Tamu yang telah melakukan registrasi dan
datang untuk mengingat.
9.CO (Check Out) : Tamu yang sudah meninggalkan hotel dan
tidak menginap lagi.
10.VD (Vacant Dirty) : Kamar kosong, namun tidak siap jual karena
belum dibersihkan.
11.HU ( House Use) : Kamar yang digunakan oleh karyawan atau
digunakan untuk kantor.
12.EA (Expected Arrival) : Tamu yang diharapkan datang pada hari itu
untuk check in.
13.ED (Expected Depature) : Tamu yang diharapkan checking out pada hari
itu.
14.WIG (Walk In Guest) : Tamu yang menginap tanpa reservation.
15.DL (Double Lock) : Yaitu kamar yang dikunci ganda sehingga
seorang room boy / maid tidak dapat membukanya dan dapat dibuka jika menggunakan master key.
16.LSG (Long Stay Guest) : Yaitu tamu yang menginap lama.
17.GIH (Guest In House) : Yaitu tamu yang sedang menginap dihotel
18.Skipper : Tamu yang checked out tanpa menyelesaikan
pembayaran
19.EB (Extra Bed) :Yaitu penambahan bed di dalamkamar
20.RRFS (Room Ready For Sale) :Yaitu sejumlah kamar yang disiapkan untuk
dijual kepada tamu walk in.
21.VIP (Very Important Person) : Yaitu tamu hotel yang mempunyai jabatan
tertentu yang dapat membawa dampak positif
untuk hotel, misalnya : President, menteri artis,dll

K. Linen room
Pusat peyimpanan persediaan linen dan pengeluaran linen, petugas linen bertugas melipat linen-linen (pillow cases,sheet, blanket, towel) dan membantu mengambil linen kotor untuk dibawa ke loundry. Linen room harus berada di tempat baik dan memudahkan hubungan pengiriman dan penerimaan linen.
Syarat-syarat linen room :
Leluasa untuk bekerja
Lantai tidak licin dan mudah di bersihkan
Penerangan cukup
Berventilasi dan pintu yang di lengkapi kunci
Dinding dan langit-langit mudah dubersihkan
Keranjang untuk tempat menampung linen kotor.
Trolly untuk mengangkut linen kotor.
Mesin jahit untuk memperbaiki linen yang rusak.
Telephone.
Rak untuk penyimpanan linen
Rak untuk gantungan uniform

L. Hubungan Kerja Yang Terjadi Antara Housekeeping Department
a. Hubungan kerja yang terjalin antara Housekeeping dengan front office Department
Bila akan ada kedatangan tamu pihak front office memberitahukan pada Housekeeping agar menyiapkan kamar.
Bila ada tmu yang check out pihak front office memberitahukan kepada Housekeeping agar segera memeriksakamar apakah ada barang tamu atau barang milik hotel yang terbawa dan untuk segera memberitahukan dan kamar tersebut segera dibersihkan.
b.Hubungan dengan F & B Department
bila hotel ada acara event-event, pihak Housekeeping yang menyiapkan tempat
dan perlengkapan dan F & B akan menyiapkan hidangan.
c.Hubungan yang terjalin dengan Engineering Departement.
Bila ada kerusakan baik yang ada di dalam kamar yaitu AC atau kerusakan lainya serta kerusakan yang terjadi diluar kamar atau masih di area maka pihak engineering yang bertanggung jawabuntuk memperbaiki dan pihak engineering harus segewra mengerjakan.
d.Hubungan Yang Terjalin dengan Loundry Department.
Tentang penganan linen-linen kotor yang telah di pakai oleh Housekeeping untuk
dicuci oleh loundry Department dan agar menyediakan linen-linen yang sudah bersih.































BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas, penulis dapat menarik suatu kesimpulan sebagai berikut :
1. Pelaksanaan On The Job Training hendaknya dilakukan dengan sungguh-sungguh
karena akan sangat berguna dimasa depan
2. Hotel tidak hanya rekat dengan kesan kesan negative seperti pandangan orang awam tetapi merupakan tempat yang tepat bagi kita untuk bersosialisasi dan belajar mengenal berbagai macm karakter orang.
3. Manajemen sebuah hotel adalah sangat penting karena dengan cara iniakan terbina kesatuan kerja yang kokoh dan kompak.
4. Housekeeping Department sangat menentukan dalam pemasaran sebuah hotel, karena
Housekeeping yang bertanggung jawab penuh atas kebersihan serta kenyamanan kamar dan area hotel, dan juga dekorasinya.
5. Pelayanan dan kepuasan tamu / pelanggan adalah prioritas utama bagi hotel dan perusahaan jasa lainnya.

B. Saran
Demi perkembangan dan kemajuan pelaksanan On The Job Training, maka penulis
memberikan sedikit saran-saran sebagai berikut :
Ditingkatkan suasana kerja yang kompak dan kekeluargaan
Melaksanakan On The Job Training dengan penuh semangat dan total, sehingga setelah selesai nanti benar-benar mendapatkan hasil yang maksimal pula,
Mempertahankan serta meningkatkan pelayanan kepada tamu.






































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar